Kuladarageni

Klik di sini untuk membuka Playlist

Btari Uma (Durga) berniat membantu anaknya Btari Kala yang ingin memangsa Pandawa Lima, namun keinginannya tidak dapat terlaksana karena para Pandawa diayomi oleh Ki Lurah Semar. Sang Kala pun menjadi murka Negara Ngamarta dirusak dan sedianya menculik Dewi Subadra yang dihalang-halangi oleh Raden Wisanggeni. Sang Kala pun akhirnya bertobat di hadapan Raden Wisanggeni. Ki Lurah Semar bermimpi kediamannya dilanda banjir bandang dan salah satu putranya Nala Gareng terhanyut dan hilang ditelan banjir bandang.

Prabu Kuondarageni dari Negara Ngawuwu Langit datang sedianya ingin memboyong Semar untuk dijadikan tumbal. Kyai Semar dan anak-anaknya menghindar dari kejaran Prabu Kuondarageni namun Nala Gareng terpisah dari Kyai Semar. Prabu Kuondarageni akhirnya dapat dikalahkan oleh Kyai Semar dan berwujud menjadi Hwang Giripati. Nala Gareng mendapatkan perlindungan dari Raden Wisanggeni mencoba naik ke Khayangan menjadi rajanya Dewa Dewi.

Tidak lama Hwang Giripati dan Kyai Semar kembali ke Khayangan dan mendapat saran dan teguran dari Wisanggeni dengan sesanti: Sura Sudira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti, Hayu Hayu Rahayu Niskala.